Baru-baru ini sangat nyaring terdengar bahkan viral mengani #kaburduluaja. Sah-sah saja bagi siapapun yang ingin meninggalkan Indonesia dan pergi ke luar negri kemudian membangun karier disana. Bahkan tidak hanya karier namun juga kehidupan yang baru di luar negri. Namun ada hal yang tidak banyak orang-orang ketahui sebelum bener-bener pergi dan meninggalkan Indonesia, yaitu rasa rindu akan kampung halaman, rasa rindu dengan kehidupan yang serba mudah, murah dan serba dilayani, rasa rindu dengan biaya hidup ynag rendah.

Jerman. Siapa sih yang tidak ingin tinggal di Eropa? Siapa sih yang tidak ingin merasakan bagaimana romantiskan tinggal di negara 4 musim? Siapa sih yang tidak ingin mendapatkan pacar Bule atau WNA kemudian membangun rumah tangga bahagia, bisa hidup luxus dan mewah di luar negri. Menampilkan hidup yang indah dan liburan beberapa negara di sosial media. Tidka banyak yang bisa seperti itu, karena untuk sampai ke titik itu butuh sangat amat banyak perjuangan dan keberanian.

Tidak melulu soal indahnya Eropa saja, jauh untuk sampai pada titik itu pasti akan ada perasaan homesick dan rindu yang berkepanjangan dengan tanah air. Ada rasa yang di tahan untuk siapa saja yang tinggal di luar negri. Berikut ini adalah cara untuk mengatasi Homesick untuk siapap saja yang tinggal di luar negri, khususnya Jerman.

  1. Tetap berkomunikasi dengan keluarga, sahabat dan teman yang ada di Indonesia. Dengan tetap menjalin komunikasi dengan mereka, maka tidak akan ada rasa kehilangan atau perasaan tinggal jauh. Selalu komunikasikan hal-hal apapun dengan orang-orang yang ada di Indonesia, karena dengan demikian, hadir mereka akan selalu terasa dan ada.
  2. Lakukan hal-hal baru yang menyenangkan. Perbanyak pengalaman baru, terlebih kamu yang sedang tinggal di luar negri. Karena waktu tidak bisa diputar kebelakang jadi selagi usia produktif, perbanyak pengalaman yang menyenangkan.
  3. Cari teman baru atau komunitas baru. Hal ini nantinya dengan sendirinya melupakan rasa homesick sesaat. Minimal tidak lagi merasakan sedih hati karena tinggal sendirian di luar negri. Komunikas dan teman baru pasti akan menjadi penghibur disetiap harinya sehingga bisa betah dan bertahan lama untuk tinggal di luar negri.
  4. Batasi durasi menggunakan medsos. Seseorang yang memberikan waktu banyak untuk media sosial, akan merasakan homesick dan kesepian lebih parah. Hal ini dipengaruhi oleh gambar visual yang dilihat dan musik sendu yang didengar. Melihat foto-foto orang-orang di medsos yang terlihat seru dan menyenangkan, hal ini pasti akan memancing homesick lebih parah nantinya.
  5. Mempelajari ilmu baru. Mulailah belajar dan perbanyak ilmu baru. Isi kepala harus penuh dan harus tau dengan segala hal. Cari tema-tema yang menyenangkan atau hal seru yang bagus untuk dipelajari. Aktivitas menyibukkan diri jauh lebih bagus dari pada meratasi perasaaan homesick.
  6. Aktif. Paksakan diri untuk selalu aktif dan tidak mageran. Jika di Indonesia apa-apa dilayani atau serba mudah, tinggal di luar negri itu sebaliknya. Apa-apa dikerjakan sendiri, diupayakan sendiri tidak ada yang datang dan melayani. Hilangkan sifat mager apalagi malas jika kamu ingin tinggal di luar negri.
  7. Penyemangat baru. Hadirkan penyemangat baru. Misal teman dekat, sahabat baru atau orang yang asik dan menarik buat kamu. Hal ini tidak ada salahnya dilakukan, sebab dengan demikian kamu akan merasakan hidup lebih mudah dan berwarna. Rasa homesick akan hilang dengan sendirinya.

Point-point di atas dapat kamu terapkan jika kamu ingin tinggal di luar negri atau bahkan baru datang. Harus tau solusi dari setiap apa ynag dirasakan. Jangan mau berlama-lama atau berlarut-larut untuk hal-hal yang tidak mengenakkan. Melangkahlah untuk hidup yang lebih maju.